Makna Mendalam di Balik Motif Parang Kusumo dan Kawung

Motif Parang Kusumo adalah salah satu motif tertua di tanah Jawa. Kata parang melambangkan ombak samudera yang tidak pernah surut menghantam karang, sedangkan kusumo berarti bunga yang senantiasa menyebarkan keharuman kebaikan.
Secara filosofis, orang yang mengenakan motif Parang Kusumo diharapkan memiliki keteguhan prinsip dalam menghadapi tantangan hidup, sembari tetap menjaga budi pekerti yang luhur dan harum di tengah masyarakat.
Adapun motif Kawung yang tersusun dari empat lingkaran lonjong menggambarkan kesucian hati, ketulusan budi, dan keteraturan alam semesta. Memahami makna ini membuat setiap busana batik yang kita kenakan terasa lebih bernyawa dan bermakna.
Didedikasikan untuk riset canting malam, pelestarian filosofi motif keraton, serta panduan keserasian busana sarimbit keluarga sejak 2007 di Semarang.
Karya Wastra Terkait Catatan Ini








Catatan Wastra Terkait

Kiat Tampil Percaya Diri dengan Tunik dan Outer Batik Modern
Eksplorasi siluet kontemporer ritsleting depan dan potongan cape yang fleksibel untuk wanita aktif masa kini.

Tips Memadukan Sarimbit Pasangan untuk Kondangan
Panduan praktis berbusana serasi dan elegan bersama pasangan saat menghadiri pesta pernikahan keluarga maupun resepsi rekan sejawat.

Mengenalkan Nilai Budaya Batik kepada Anak Sejak Dini
Tumbuhkan rasa bangga dan cinta tanah air pada buah hati melalui busana batik yang nyaman, lentur, dan tidak gerah.
Tertarik Memiliki Busana dengan Corak Ini?
Diskusikan ketersediaan motif, jahit kustom sarimbit keluarga, atau pemesanan kain batik tulis halus langsung dengan konsultan butik kami.